13.Jenis Hubungan Telepon
Hubungan telepon,
ditinjau dari segi jarah jangkauannya dapat
dikelompokkan menjadi 3 (tiga):
1) Hubungan antar bagian (intern), yaitu hubungan langsung antara
bagian satu dengan yang lain dalam satu kantor.
2) Hubungan lokal (setempat), yaitu hubungan yang dilakukan
komunikator dengan komunikan pada satu lingkup daerah
tertentu, yakni dalam satu kota. Pada hubungan ini tidak perlu
menggunakan atau memutar kode area tempat yang dituju.
3) Hubungan interlokal, yaitu hubungan telepon antara dua orang
secara langsung dengan jarak jauh, antar kota atau antar
propinsi, namun tetap dalam satu negara. Untuk melakukan
hubungan ini terlebih dulu penelpon harus memutar nomor kode
wilayah tempat yang dituju. Misalnya, jika dari Pontianak ingin
mengadakan telepon ke Surabaya, maka harus menekan atau
memutar lebih dulu nomor 031, yaitu kode wilayah Surabaya.
Setelah itu, baru diikuti nomor telepon yang dituju.
4) Hubungan internasional (overseas call), yaitu hubungan telepon
langsung berjarak jauh dari seseorang atau organisasi di suatu
negara dengan orang lain atau organisasi negara yang lain.
Permintaan hubungan telepon internasional dapat dilakukan
dengan menekan atau memutar terlebih dahulu nomor 001 atau
008. Setelah itu, menekan atau memutar kode Negara, kode
wilayah, baru kemudian nomor telepon yang dituju.
Dalam
melakukan hubungan internasional, sekretaris harus memperhatikan perbedaan waktu antar Negara, agar tidak
menyalahi etiket bertelepon.
Untuk melakukan hubungan di atas, penelepon bergantung pada
jenis pesawat telepon. Sekarang di Indonesia telah menerapkan
sistem SLJJ (sambungan langsung jarak jauh) untuk hubungan
interlokal dan sistem SLI (sambungan langsung internasional)
untuk hubungan internasional.
* Peletakan Pesawat Telepon
Ditinjau dari peletakannya,
ada macam-macam telepon yang
digunakan pada suatu organisasi, yakni:
1) Telepon meja (tablephone), yaitu telepon yang diletakkan dan
ditempatkan di atas meja.
2) Telepon dinding (wallphone), yaitu telepon yang diletakkan dan
ditempatkan pada dinding.
3) Telepon mobil, kapal, atau pesawat, yakni telepon yang diletakkan
pada mobil, kapal atau pesawat.
4) Telepon mobil atau telepon genggam (Handphone), yakni telepon
yang bisa dibawa kemana-mana oleh pemiliknya. Telepon ini
belakangan ini mengalami kemajuan yang pesat, yang slogannya
tidak ada orang tanpa memiliki-menggunakan HP-ini. Selain, HP ini
dapat digunakan seperti hubungan telepon yang lazim (lokal,
interlokal, dan internasional), HP ini memiliki fasilitas dapat
digunakan SMS (sort message services).
* Cara Kerja Telepon
Ditinjau dari cara kerjanya, telepon dapat dikelompokkan dalam 2 (dua)
jenis, yaitu:
1) Hubungan Melalui Operator
Bila melalui operator, penelepon memutar/menekan nomor
operator sentral untuk minta hubungan perorangan. Berikan
nama dan nomor telepon orang yang ingin dihubungi dan
sebutkan juga nomor telepon pesawat sendiri. Kalau sudah
berhasil menghubungi nomor yang diinginkan, operator sentral
akan meminta hubungan dengan orang yang dikehendaki dan
menunggu sampai orang yang dituju siap untuk bicara.
2) Hubungan Langsung
Hubungan langsung jarak jauh maksudnya penelepon menelpon
sendiri tanpa operator, memutar kode atau nomor sambungan
langsung jarak jauh kemudian langsung bicara.
3) Hubungan Langsung dengan SMS
Hubungan langsung jarak jauh, bahkan melintas batas negara
dengan menggunakan layanan pesan pendek, yang bisa secara
tertulis atau melalui suara (voice). Layanan telepon jenis SMS ini
banyak digemari karena biayanya yang murah dan cepat,
sekaligus tertulis sehingga bisa langsung mengingatkan pesan
tanpa harus dituliskan lagi pada buku catatan sekretaris.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar