12. Faktor-faktor Keberhasilan Komunikasi
Ternyata didalam proses komunikasi ada beberapa faktor yang harus
kita ketahui, karena akan mempengaruhi berhasil atau tidaknya
komunikasi itu berjalan. Faktor keahlian berkomunikasi antara lain:
a. Penguasaan pengetahuan teknis khusus sesuai dengan bidangnya
b. Penguasaan asas-asas komunikasi
c. Adanya semangat kerja dan mental yang memenuhi syarat
Dengan demikian, keberhasilan komunikasi sangat bergantung kepada
kecapakan komunikator dalam menyampaikan buah pikiran atau ide,
yaitu keterampilan berbicara, menulis dan mengarang, serta memberi
isyarat.
Demikian juga kecapakan komunikan dalam mendengarkan dan
membaca serta memahami isyarat.
Jika tujuan komunikasi tercapai, maka komunikasi itu dapat dikatakan
berhasil. Hasil tujuan dipengaruhi oleh beberapa faktor:
a. Faktor Keberhasilan Komunikasi dari Sudut komunikator
1) Kecakapan komunikator, Seorang Komunikator itu harus dapat
menguasai cara-cara menyampaikan buah pikiran, baik secara
lisan maupun tertulis, cakap memilih symbol dan lambang yang
tepat, cakap membangkitkan minat dan menarik perhatian
pendengar/ pembaca, keterangan-keterangan yang disampaikan
secara sistematis dan jelas sehingga mudah dipahami.
2) Sikap Komunikator, Sikap Komunikator itu harus tegas agar
dapat menanamkan kepercayaan pendengar/pembaca terhadap
uraian-uraian yang disampaikan. Sikap tegas dan terbuka,
simpatik dan rendah hati, akan menunjang komunikasi. Sikap ini
bersumber pada hubungan kemanusian (human relation) yang
baik
3) Pengetahuan Komunikator, Dengan pengetahuan yang luas,
komunikator akan lebih mudah menyampaikan ide
4) Sistem Sosial, Dalam organisasi, komunikator akan dipengaruhi
oleh kedudukannya. Dalam masyarakat, komunikasi harus
menyesuaikan kepada sifat-sifat masyarakat tersebut
5) Fisik dan indera Komunikator/Saluran komunikasi. Komunikasi
lisan sangat dipengaruhi oleh suara yang mantap, ucapan yang
jelas, dan gerak-geriknya yang baik yang dapat mendukung
pembicaraan.
b. Faktor Keberhasilan Komunikasi dari Sudut Komunikan
1) Kecakapan Komunikan, Seorang Komunikan itu harus
mempunyai kecakapan dalam mendengarkan, membaca, dan
menanggapi pembicaraan.
2) Sikap Komunikan, Komunikan perlu memiliki sikap simpatik,
rendah hati, dan tegas
3) Pengetahuan Komunikan, Komunikan yang memiliki
pengetahuan yang luas akan lebih cepat memahami isi suatu
pembicaraan dan mudah menafsirkan maksud dari komunikator
4) Sistem Sosial, Komunikan harus memahami kedudukan
komunikator serta menyesuaikan diri terhadap sistem sosialnya
sehingga komunikasi akan berjalan lancar. Fisik dan indera Komunikan/saluran komunikasi, Komunikasi
sangat dipengaruhi oleh fisik yang baik dari komunikan, seperti
pendengaran, penglihatan dan indera lainnya.
.
3. Faktor-Faktor Penghambat Komunikasi
Ada beberapa faktor yang dapat menghambat dalam komunikasi.
Mungkin diantara anda mempunyai pendapat kira-kira faktor apa yang
menghambat didalam komunikasi itu? Hambatan ini biasanya bersifat
psikis. Misalnya karena sudah tidak percaya atau mempunyai prasangka
yang buruk terhadap orang lain akan timbul hambatan dalam komunikasi
sehingga timbul kegagalan berkomunikasi dan komunikasi tidak dapat
mencapai apa yang diharapkan.
Kegagalan komunikasi dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:
a. Kecapakan yang kurang baik
Kurang cakap berbicara, kurang cakap mendengarkan merupakan
hambatan atau rintangan dalam komunikasi. Untuk mengatasi hal ini
tidak ada jalan lain kecuali belajar dan berlatih.
b. Sikap kurang tepat
Sikap yang kurang tepat dapat merintangi komunikasi. Untuk dapat
mengatasi hal ini perlu memperdalam hubungan kemanusian dan
mempelajari etiket. Dalam sikap ini yang diperlukan adalah sikap
simpatik, muka manis, tidak sombong rendah hati tetapi cukup tegas
c. Pengetahuan kurang
Pengetahuan ini dapat menyangkut komunikator atau receptor. Jika
pengetahuan si pembicara atau penulis luas, maka dalam
penyajiannya harus berusa menyesuaikan pembicaraannya dengan
para pendengar/pembaca dan menggunakan contoh-contoh konkrit
dan cerita-cerita yang dapat diambil hikmahnya.
d. Kurang memahami sistem sosial
Jika pembicara kurang memahami sistem sosial, maka pembicaraan
tidak tepat. Demikian pula si pendengar jika kurang memahami si
pembicara tidak akan biasa menangkap dengan cepat dan tepat isi
pembicaraan.
e. Prasangka (prejudice) yang tidak mendasar
Bagi masyarakat yang kurang terpelajar akan mudah timbul
prasangka yang tidak mendasar pada pikiran yang sehat. Kadang- kadang prasangka itu tidak benar dan bersifat negatif. Demi
kelancaran komunikasi sifat-sifat seperti itu harus dihilangkan, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan yang tidak beralasan.
f. Kesalahan bahasa
Sering terjadi penafsiran yang keliru disebabkan oleh karena
perbedaan arti dari suatu istilah. Kesalahan semacam ini disebut
kesalahan semantik.
g. Jarak komunikator dan penerima
Komunikasi dapat menjadi tidak lancer karena jarak antara
komunikator dengan komunikan.
h. Indera yang rusak
Komunikasi menjadi tidak lancer karena indera yang rusak. Misalnya
telinga atau mata yang sudah tidak sehat.
i. Komunikasi yang berlebihan
Kadang-kadang komunikasi tidak lancar terlalu banyak penjelasan
sehingga mengaburkan isi atau maksud komunikasi yang
sebenarnya.
j. Komunikasi satu arah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar